Ketika aku adalah burung yang terbang bebas di angkasa,
Kau menjadi angin, setia menemaniku sejauh cakrawala memandang.
Ketika aku adalah sehelai daun yang layu,
Kau menjadi embun pagi, yang menyejukkan hati dan membuat kilau hariku.
Ketika aku adalah tetesan hujan di siang hari,
Kau menjadi matahari, yang mengembalikan kehangatan dan memberi senyum indah pelangi.
Ketika aku adalah api yang menyala,
Kau menjadi lilin, yang rela habis demi terangnya jiwaku.
Ketika aku adalah sebongkah batu yang keras,
Kau menjadi tetesan air, menghadapi dengan sabar hingga aku luluh.
Dan ketika aku adalah diriku,
Kau menjadi dirimu.
Karena kau selalu menjadi apa yang aku butuhkan.